Bookmark and Share

Monday, April 19, 2010

Situ Kemuning



Tahun 90-an Situ Kemuning ini masih merupakan danau yang tak terurus, keberadaannya nyaris tak dihiraukan. Permukaan situ ini nyaris tertutup oleh gulma air. Tanaman semacam Eceng Gondok (Eichhornia Crassipes) telah menutupi hampir seluruh permukaannya sehingga tidak menarik perhatian.

Baru sekitar era 2000-an danau ini dibersihkan dan dilakukan pengerukan serta penataan, termasuk menurap tepiannya lebih rapi dan membuat tempat parkir kendaraan. Sejak itu Situ Kemuning mulai dikenal dan menjadi tempat yang cukup representatif untuk rekreasi. Pada hari-hari libur tempat ini lumayan ramai dikunjungi.


Buat orang dengan kantong pas-pasan rasanya tempat ini amat cocok sebagai sarana melepas lelah setelah seminggu bekerja keras. Selain tempatnya yang gampang dijangkau karena terletak persis di samping jalan raya Bojonggede ke arah Tonjong/Parung, tempat ini juga menyediakan sarana hiburan sehat berupa sepeda air berbentuk angsa yang bisa dipakai berkeliling danau dengan dikayuh sambil menikmati pemandangan alam sekitar danau yang indah.

Bagi yang hobi memancing tentu akan penasaran bila melihat ikan besar yang muncul di tengah danau, namun ikan di danau ini cukup sulit dipancing karena mungkin banyak sumber makanan di dasar danau. Ikan-ikan tersebut ada yang berasal dari luapan kolam disekitar danau bila hujan lebat atau mungkin pula dari keramba yang terdapat disekitar danau.

Untuk melepas lelah, kita bisa beristirahat di saung-saung yang telah tersedia sambil minum air kelapa muda atau makan makanan yang cukup beraneka. Harganya sangat terjangkau dan tak menguras isi kantong kita lebih dalam.

Namun hal yang cukup memprihatinkan adalah ulah pengembang yang tengah membangun kawasan permukiman di sekitar danau yang dapat mengancam kelestariannya. Dari informasi yang aku dapat total luas danau sekitar 21 Ha kini telah menyusut menjadi hanya 16 Ha saja. Salah satu penyebabnya adalah kegiatan pengurugan sebagian danau yang dilakukan pengembang itu.



edit & repost : blognyawongbojong.blogspot.com

Thursday, July 30, 2009

JENIS KOLAM PEMANCINGAN




Sekedar info untuk pemula ataupun untuk orang yang cuma iseng mau ikutan mancing di kolam pemancingan.

Kolam Kiloan
Ikan yang tersedia di kolam ini relativ mudah untuk dipancing karena pada prinsipnya disediakan untuk dijual, seberapa banyak ikan yang didapat lalu ditimbang dan itulah yang harus dibayar tergantung dari jenisnya.
Mancing di kolam ini bagus bagi pemula, namun perlu disesuaikan agar jangan sampai ikan yang terangkat melebihi batas kemampuan kantong.

Kolam Harian
Pada umumnya setiap pemancingan adalah harian hanya teknisnya saja yang berbeda, ada yang borongan dan ada juga yang turun kiloan. Borongan berarti ikan sudah tersedia di kolam dalam jumlah tertentu (biasanya diatas 10 kg) dengan harga yang telah ditentukan tanpa menghitung jumlah pemancing. Sedangkan turun kiloan adalah setiap pemancing dikenakan biaya 1 kg atau ada juga yang 2 kg perhari dan ikan akan diturunkan sejumlah yang dibayarkan pemancing namun terkadang ada juga kolam yang menerapkan 1 kg per 2 jam

Kolam Jam
Dikolam ini lebih menarik karena pemancing akan berpacu dengan waktu dan hanya satu joran yang boleh digunakan jadi harus mempunyai strategi agar ikan tetap didapat. Sesuai dengan jenisnya maka pembayaran pun dihitung per jam. (Dy)